Ada Berapa Banyak Jenis Jalan Yang Sewa Mobil di Surabaya Kenal? (II-Habis)

  • Home
  • Berita
  • Ada Berapa Banyak Jenis Jalan Yang Sewa Mobil di Surabaya Kenal? (II-Habis)

Ada Berapa Banyak Jenis Jalan Yang Sewa Mobil di Surabaya Kenal? (II-Habis)

Tentang gang sebagai penyebutan untuk jalan sempit, Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya  melihat 'gang' yang paling terkenal di Surabaya adalah 'Gang Dolly'; mengabaikan asal-usulnya yang sekiranya mendiskreditkan seseorang, berbenturan dengan namanya yang telanjur terkenal. Dari penelusuran Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya berdasar artikel berikut: https://tirto.id/gang-dolly-kini-dan-prostitusi-yang-tersembunyi-bNqu, yang disebut Gang Dolly sebenarnya adalah Jalan Kupang Gunung Timur I. Dan jalan Kupang Gunung Timur I ini masih ada percabangan gang yakni Putat Jaya Timur III, IV, V, VI serta Kupang Gunung Timur VII dan VIIB. Nah, percabangan inilah yang tak bisa dimasuki mobil. 
 
Jika Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya mempunyai tamu konsumen yang berkebutuhan (atau mungkin malah dipesan oleh orang-orang yang tinggal di dalam gang tersebut, maka apa boleh buat, Rental Sewa Mobil Xpander di Surabaya akan menunggu di ujung gang tersebut ketimbang bentrok dengan warga. Lagipula akan terasa kurang sopan juga jika kita asal masuk ke dalam gang sempit tanpa melihat kondisi disitu. Karena pada dasarnya, kita pun perlu memandang etika dalam berkendara, bukan melulu harus egois dan mementingkan diri sendiri. Bukankah di banyak jalan kita pun menjumpai pemeo yang tertulis di sana: "Anda sopan kami segan?"

Sementara itu, ternyata ada artikel yang mengulas tentang sebuah moda transportasi panjang semacam bus masuk ke jalan atau gang-gang sempit semacam ini: https://www.otosia.com/berita/aksi-keren-sopir-bus-masuk-gang-sempit.html. Hal serupa ini mungkin terjadi saat sebuah bus melewati jalan-jalan yang akan menuju ke kawasan perkampungan di Surabaya. Karena selama ini Sewa Rental Pickup Gran Max di Surabaya pun mendapati ada sebuah event yang membuat bus masuk ke perkampungan. Misalnya saat sekelompok orang di suatu perkampungan mengadakan acara wisata ke suatu tempat lalu titik kumpulnya berada di tengah perkampungan tersebut (misalnya depan lapangan atau masjid yang merupakan fasilitas dan tengaran publik). Armada Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya masih tergolong pendek dibandingkan bus tadi, dan ketika artikel ini ditulis belum ada jenis minibus besar lagi yang memperkuat lini kendaraan Sewa Rental Mobil Plus Sopir di Surabaya seperti beberapa tahun sebelumnya.

Yang cukup aneh bagi orang Indonesia, ternyata ada jalan yang dinyatakan tersempit di dunia: https://m.caping.co.id/news/detail/1301118. Yang mengherankan Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat adalah bagaimana jalur yang lebih layak disebut sebagai 'gang' tersebut disebut sebagai 'jalan', apalagi diberi nama. Bahkan jika kita melihat sepintas pun, kondisi jalan tersebut hanya bisa dilalui satu orang saja (yang kurus) dan tak mungkin dimasuki dua orang sekaligus, apalagi dimasuki motor bahkan mobil. Jika kita lihat, bahkan di Indonesia untuk bisa disebut sebagai 'jalan' harus bisa dimasuki mobil satu lajur.

Sementara itu pengendara lokal sangat mungkin juga mengenal adanya jalan elak: https://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_elak; jika Anda bingung dengan bagaimana istilah jalan elak, mungkin Anda akan lebih paham istilah asingnya yang lebih banyak digunakan yakni bypass. Menurut wikipedia, jalan elak atau bypass adalah jalan yang dibuat untuk mengelak dari kawasan yang padat, kota, kampung atau desa tertentu sehingga lalu lintas terusan dapat melewati kawasan tersebut dengan gangguan samping yang minimal sehingga dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas. Yang terdekat dari kantor Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya di ibukota Jawa Timur (sekaligus yang mungkin termasuk paling sering dilewati) adalah bypass Krian, bypass Pandaan, bypass Mojokerto dan lain sebagainya. Saat artikel ini dimuat pada tautan wikipedia tadi tak ada pintasan langsung ke Bahasa Inggris dari tautan tadi namun artikel bahasa Inggris tentang jalan ini ada pada tautan: https://en.wikipedia.org/wiki/Bypass_(road).
Hanya bypass ini berbeda dengan ringroad (jalan lingkar) dimana jalan lingkar ini sifatnya mengelilingi suatu kota: https://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_lingkar. Jalan lingkar ini lebih panjang dari bypass. Di Surabaya sendiri saat ini ada jalan lingkar timur yang kemudian dinamakan Jl Dr. Ir. H. Soekarno yang menghubungkan Jalan Kenjeran ke selatan hingga (rencananya) ke Juanda: http://surabaya.tribunnews.com/2017/04/06/gandeng-13-pengembang-risma-ingin-pembangunan-jalan-lingkar-luar-timur-tuntas-2019. Sedangkan jalur baratnya akan menghubungkan Romokalisari hingga Lakarsantri.

Jenis jalan lain yang dikenal adalah jalan tol. Tentang ini mungkin sudah banyak yang mengetahui jika jalan tol merupakan salah satu jalan berbayar. Disebut salah satu karena Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya melihat adanya jenis jalan berbayar lain yakni ERP (=Electronic Road Pricing) atau jalan berbayar elektronik: https://tirto.id/ampuhkah-jalan-berbayar-elektronik--erp--atasi-kemacetan-cE7E. Dari yang tercantum pada artikel tersebut, ERP ini masih dalam tahap ujicoba di Jakarta yang akan diberlakukan segera di tahun 2019. Beda ERP dengan jalan tol adalah jalan yang digunakan adalah jalan umum (biasanya jalan protokol yang cukup padat), sedangkan jalan tol adalah jalan khusus yang tak mempunyai persimpangan dengan jalan lain kecuali di pintu masuk dan pintu keluar.
Kembali ke jalan tol, ada beberapa tindakan yang diketahui diterapkan untuk membuat jalan tol lebih efektif. Misalnya dengan menggunakan kartu yang lebih ringkas ketimbang mencari uang kembalian karena mungkin akan mempersingkat waktu di pintu tol sehingga mengurangi penumpukan. Lainnya adalah pengupayaan contraflow saat satu lajur terasa padat atau macet.

Berbicara jalan tol, mungkin tidak lengkap bila tidak membicarakan Suramadu. Jembatan tol baru-baru ini tidak lagi berbayar, mungkin benar-benar berubah menjadi bebas hambatan dalam arti harafiah; dengan artian diperbolehkan jalan terus saat melewati pintu tolnya. Dan yang demikian ini juga dilakukan pada jalan Bypass Mojokerto yang melewati Sungai Brantas (batas Sidoarjo-Mojokerto) dimana jalan (jembatan) ini pada tahun 80-an adalah jalan berbayar.
 
 
 
 
***
Keterangan gambar:  Ilustrasi Jalan Tol. Sumber: Pixabay/Schwoaze

1
Halo Armada Rent, ada yang bisa kami bantu?
Powered by