Ada Berapa Banyak Jenis Jalan Yang Sewa Mobil di Surabaya Kenal? (I)

  • Home
  • Berita
  • Ada Berapa Banyak Jenis Jalan Yang Sewa Mobil di Surabaya Kenal? (I)

Ada Berapa Banyak Jenis Jalan Yang Sewa Mobil di Surabaya Kenal? (I)

Ada bermacam penyebutan untuk jalan di Indonesia. 
Mungkin mirip dengan di negara asing yang membedakan antara 'Pathway', 'Alley', 'Street', 'Drive', 'Road', 'Avenue', 'Boulevard' atau 'Highway' (yang dibedakan berdasar kondisi atau karakteristiknya) maka di Indonesia diketahui juga membedakan 'gang', 'jalan', 'jalan raya', jalan protokol, serta tol. Namun selama ini jika dicermati hanya ada beberapa saja yang umum disebutkan saat penulisan alamat surat menyurat atau dokumentasi, itu pun tak sepenuhnya baku. Karena Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya mendapati ada yang menulis 'jalan raya' pada sebuah 'jalan' biasa meskipun cukup ramai dan ada pula yang menuliskan 'jalan' saja, meskipun disebutkan sebagai 'jalan raya' pada plat nama jalan tersebut. Sebagai contoh, Jalan Raya Banjarsugihan - Jalan Raya Manukan Kulon - Jalan Raya Sambikerep yang dekat dengan kantor Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya. Untuk contoh lain ada banyak, dan beberapa diantaranya ada di sekitar tempat tinggal Anda; namun sangat mungkin bila Anda hanya mencantumkan kata 'jalan' di depan namanya maka kiriman Anda tidak akan nyasar.

Dari yang bisa dibaca pada referensi Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya  pada artikel ini: http://kabarinews.com/amerika-tips-mengenal-nama-jalan-di-amrik/33015, istilah 'Drive' jika di Amerika merujuk ke kategori jalan perumahan dan residensial biasa sedangkan 'Boulevard' adalah jalan untuk perumahan mewah. Namun istilah 'Boulevard' ini juga bermakna sebagai jalan utama lebar yang terdiri dari banyak lajur dan terletak di banyak kota, yang diterjemahkan sebagai 'Adimarga': https://id.wikipedia.org/wiki/Adimarga. Di Indonesia kita pun mendapati istilah 'jalan protokol' atau 'jalan arteri' yang biasanya cukup ramai dan menghubungkan pusat kota atau pusat bisnis yang dilalui oleh ratusan ribu kendaraan perharinya. Ketimbang penyebutan 'Adimarga' tadi, Sewa Mobil Surabaya cukup sering menemui penggunaan istilah dari 'jalan arteri' atau 'jalan protokol' seperti pada penyebutan pada artikel berita dan oleh reporter di berbagai media.

Di beberapa kota Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya mendapati penggunaan dari 'istilah asing keren' tadi meskipun hanya di beberapa kompleks dan area khusus saja. Karena biasanya istilah tersebut menjadi 'resmi' sebagai bagian nama jalan, maka kemungkinannya akan membingungkan bila tidak digunakan, terutama oleh mereka yang bertugas sebagai kurir. Misalnya 'Bukit Darmo Boulevard' akan aneh bila diganti menjadi 'Jalan Raya Bukit Darmo' atau 'Adimarga Bukit Darmo' meskipun secara pengertian istilah 'Boulevard' mempunyai padanan di dalam Bahasa Indonesia. Saat ini jalan 'Bukit Darmo Boulevard' telah diganti menjadi jalan Mayjen Yono Suwoyo.

Pada tautan tadi juga dikenal istilah atau jenis 'Court' yang merupakan jalan-jalan berujung buntu yang dapat membuat kita melingkar/putar balik. Sewa Rental Mobil Xpander di Surabaya menemukan jalan-jalan semacam ini ada pada beberapa perumahan mewah yang pangkal-ujungnya berada pada jalan yang sama. Mungkin juga jalan-jalan pada pematang sawah atau tambak (yang cukup lebar) bisa disebut dengan ini. Istilah asing 'Court' ini tak digunakan di Indonesia meskipun ada banyak bukti fisik bahwa jalanan semacam ini juga ada di Indonesia. Biasanya, dari yang terlihat orang sini hanya menyebut sebagai 'jalan' (atau jika dalam istilah asing disebut sebagai 'road') saja. Hanya Rental Sewa Pickup Gran Max di Surabaya sering menemui adanya peringatan di ujung jalan jika sebuah jalan (atau seringnya adalah gang) berakhir buntu.

Di Kota besar semacam Surabaya juga dikenal istilah gang yang merupakan jalan kecil dan biasanya merupakan 'sub' atau percabangan dari jalan besar. Gang ini terkadang mempunyai nama sendiri, tetapi lebih sering dijumpai 'menumpang nama' dari jalan besar ujung gang tersebut. Armada Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya biasanya tak dapat melintas ke dalam gang disebabkan lebar yang kurang bagi ukuran kendaraan jenis mobil; bahkan untuk motor saja tak bisa jalan dua lajur meski hal ini juga relatif. Karena terkadang jalan-jalan yang sempit (meskipun juga cukup untuk mobil) pun juga mempunyai penyebutan 'gang'.

Seperti di banyak kota juga, Jakarta mempunyai banyak gang yang bertebaran di bebagai wilayah kecuali kepulauan Seribu dari yang dipaparkan pada artikel berikut: https://www.merdeka.com/khas/jakarta-kota-berkembang-dengan-ribuan-gang.html. Sama seperti Jakarta, terkadang Rental Sewa Mobil Plus Sopir di Surabaya menjumpai adanya gang yang membelah satu blok bangunan, macam di tengah-tengah kompleks perkampungan atau belakang ruko; meski hal ini tidak berlaku umum di Indonesia, bahkan di Surabaya sendiri. 
Karena ada beberapa developer membangun pemukiman serta ruko secara tidak berimpitan (dengan dinding saling melekat saat dua bangunan saling membelakangi serta menghadap dua arah berbeda) dan diantaranya diberi jarak yang dapat dilewati motor untuk berbagai macam kegiatan; mulai dari jalan keluar-masuk stok agar tidak mengganggu konsumen jika lewat depan, jalur pembuangan sampah dan lainnya. Terkadang gang ini pun buntu, namun ada yang tembus ke sisi lainnya. Di film-film Hollywood pun kita sering melihat adegan kendaraan masuk ke dalam gang di belakang blok dengan deretan residensial serta bangunan tinggi, yang memang menggambarkan bagaimana penataan gedung-gedung di sana terhadap suatu lahan. Jika di Indonesia mungkin hal ini hanya bila ada perencanaan dari pihak pengembang disebabkan hal semacam ini termasuk 'tidak umum'.
 
 
 
 
***
Keterangan gambar:  Satu jalan di Austria yang dilarang dimasuki kendaraan. Sumber: Pixabay/9685995

1
Halo Armada Rent, ada yang bisa kami bantu?
Powered by