Menolak Penumpang di Sewa Mobil Surabaya?

  • Home
  • Berita
  • Menolak Penumpang di Sewa Mobil Surabaya?

Menolak Penumpang di Sewa Mobil Surabaya?

Di masa dimana persaingan sudah semakin ketat dan terasa di semua bidang kehidupan, mana ada orang menolak konsumen? Dalam operasionalnya, Sewa Mobil Surabaya pun tidak melakukan yang seperti ini tanpa alasan yang jelas. Karena bagaimana pun, sebuah entitas usaha yang terdaftar jelas macam Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya juga membutuhkan konsumen untuk keberlanjutan usahanya. Karyawan bisa berpindah kerja dimana pun dia mau jika dia ditolak, kecuali jika dia memang bermasalah misalnya dalam hal penggelapan. Namun sebuah usaha pasti akan mempunyai 'catatan' di mata konsumennya jika asal saja bertindak yang menurut khalayak 'aneh'. Mereka yang kritis biasanya akan merunut sejarah suatu perusahaan termasuk nama pemiliknya jika pernah mempunyai catatan negatif. Nah, karena itu perusahaan seperti Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya tak mungkin akan melakukan hal konyol demikian.

Hanya, Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya pun tak menampik jika kami terkadang menolak penumpang juga. Tentu ada alasan yang melatar-belakanginya. Alasan ini biasanya karena kehabisan armada (yang ini sering), atau alasan yang lebih spesifik semacam penumpang yang ngeyel. 

"Lho kehabisan armada? Memangnya armada Rental Mobil Surabaya banyak atau sedikit?" Mungkin mereka yang kepo suka iseng bertanya demikian, setidaknya bertanya dalam hati ^_^ Mungkin tak akan dirasa penting untuk menunjukkan berapa armada yang digunakan dalam keseharian operasional ini, namun yang menjadi penekanan di sini adalah kami tak akan menyetujui order Anda namun dengan cara meminjam mobil dari pihak lain. Jadi Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya sendiri tidak berhubungan dengan siapapun dalam pengadaan mobil, dan kesemua yang dioperasikan merupakan milik sendiri.

Ada satu cerita unik saat seorang pria paruh baya pemilik mobil yang mendatangi garasi Rental Sewa Pickup Grand Max di Surabaya lalu menawarkan kerja sama bagi hasil. Namun yang tidak diketahui oleh bapak ini adalah dari sejak awal berdiri, kami tak pernah sekalipun meminjam mobil dari pihak lain demi menampung sekadar memenuhi kebutuhan Anda akan rental mobil. Jadi perawatan merupakan sesuatu rutinitas yang terukur serta terkontrol di Sewa Rental Mobil Plus Sopir di Surabaya karena tidak perlu bagi keuntungan dengan pihak lain, pokoknya dirasa cukup untuk berbagi hasil dengan karyawan sendiri saja. ^_^

Namun kehabisan armada ini hanyalah satu poin dimana kami dapat menolak pesanan. Sementara alasan lain adalah adanya konsumen yang berbeda pikiran tentang biaya rental dan lainnya. Terkadang memang ada konsumen yang tidak melihat situs Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya terlebih dulu sebelum melakukan pemesanan, padahal poin syarat pun telah diberitahukan pada website tersebut. Bila telah dijelaskan pada situs perusahaan dan dijelaskan juga oleh customer service tentang syarat dan ketentuan penyewaan di tempat kami tetapi masih ngeyel juga, rasanya tak ada jalan lain selain menolak calon penumpang yang bersangkutan. Padahal jika calon penumpang ini browsing sebentar, rasanya tak ada yang aneh juga dengan layanan Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat yang mirip-mirip dengan rental mobil lain secara sistem; namun perbedaannya lebih pada armada yang merupakan milik sendiri.

Pada jagat transportasi kelas menengah ini, di masa lalu kita juga sering mendengar sopir yang pilih-pilih penumpang. Kali ini bukan alasan calon penumpangnya yang menjengkelkan seperti kasus Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya, namun lebih ke sopirnya. Sudah menjadi fakta yang tersebar jika mengangkut pelajar akan membayar separuh ketimbang penumpang umum. Nah, si sopir lalu memilih penumpang yang bukan siswa sekolah akhirnya.

Di era yang kekinian pun ternyata Sewa Rental Mobil Per-12 Jam di Surabaya masih menemukan yang model memilih-milih penumpang seperti ini. Misalnya saja bisa dibaca pada tautan opini berikut: http://www.kompasiana.com/dizzman/transportasi-daring-online-yang-semakin-pilah-pilih-penumpang_58920ae1f77e616a10c005d2. Penulis artikelnya mungkin merasa kecewa karena ojek yang dia pesan tak ada yang muncul mengiyakan pesanannya. Tenyata penulis artikel tersebut tak sendirian; ada penolakan serupa dikarenakan daerah tujuan yang macet: http://www.merdeka.com/teknologi/curhat-ibu-sering-ditolak-taksi-ke-ciledug-karena-macet.html. Ongkos taksi atau ojek daring (online) ini biasanya per-kilometer. Jadi bila daerah tersebut banyak berhentinya, mungkin mereka akan menolak penumpang karena pada saat mesin berhenti di jalan pun rasanya masih akan tetap menyala.

Jelas, kedua jenis moda transportasi itu bukan tandingan sepadan bagi Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya karena kami memberlakukan sistem per-12 jam atau perhari ketimbang per-kilometer. Tapi jika kemacetan membuat waktu tergerus tanpa jauh beranjak ke depan, yang rugi penumpang juga kan ya? ^_^
 
 
 
---------------------------- 
**Keterangan gambar: penumpang dan armada kereta di Addis Abeba-Ethiopia. sumber: commons.wikimedia.org/Turtlewong

1
Halo Armada Rent, ada yang bisa kami bantu?
Powered by