Hotline: 031-72086999, 081234 49 7777, 081 5520 5033 | E-Mail:

GM Andalkan Mesin Bensin Injeksi Langsung

02 Juli  2009

Chevy Camaro andalan GM di Amerika Serikat yang akan menggunakan mesin bensin injeksi langsung


NEW YORK,  — Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Itulah yang dilakukan General Motors dalam menghadapi persaingan produk secara global atau di Amerika Serikat. Caranya, mulai tahun depan, GM akan memperbanyak produknya menggunakan mesin bensin injeksi langsung atau gasoline direct injection (GDI).

Dengan cara itu, GM berharap bisa menarik hati konsumen Amerika yang membutuhkan mobil irit konsumsi bahan bakar dan rendah emisi.

Sampai saat ini, GM di Amerika Serikat kalah cepat dibandingkan produsen Jepang dan Eropa. Jika produsen Jepang menawarkan mobil hibrida dan Eropa mesin diesel, GM masih mengandalkan mesin bensin dengan sistem injeksi bensin tidak langsung. Bahkan Chevrolet Volt, yang diharapkan bisa menjadi “simbol baru GM” dalam konversi energi, baru diluncurkan 2011.

Konsumsi dan Emisi
Target GM dengan makin gencar menawarkan teknologi GDI adalah untuk meningkatkan tenaga yang dihasilkan mesin, konsumsi bahan bakar yang irit, dan menurunkan kadar emisi gas buang. Kondisi tersebut sesuai dengan anjuran Presiden Amerika Serikat Barack Obama agar produsen mobil Amerika mengembangkan teknologi mesin yang irit bahan bakar untuk bersaing dengan kompetitor non-Amerika Serikat.

Menurut GM, salah satu produk barunya yang akan menggunakan mesin GDI tahun depan adalah GMC Terrain lima penumpang terbaru.

“Injeksi langsung adalah komponen kunci strategi teknologi GM dalam usaha meningkatkan efisiensi dan diversifikasi sumber energi,” kata Tom Stephen, Wakil Kepala Pengembangan Produk Global GM.

“Karena banyaknya solusi alternatif untuk menunju efisiensi, kami menggunakan teknologi yang lebih bersentuhan langsung dengan konsumen, yaitu efisiensi bahan bakar, performa, dan biaya. Keuntungan sistem GDI langsung dirasakan  konsumen,” jelas Stephen.

Kedua mesin GDI untuk GMC Terrain yang akan diluncurkan GM berkapasitas 2,4 liter dan V6 3,6 liter. Mesin 2,4 liter, 4 silinder, diharapkan mampu mencapai konsumsi bahan bakar di jalan tol 12,5 km/liter. GM berharap akan menjadikan produknya tersebut sebagai SUV teririt di kelasnya.

Target GM selanjutnya dengan GDI adalah sedan mewah Buick LaCrosse 2010, sedan sport Chevy Camaro 2010, Cadillac SRX 20110 yang dirancang ulang, dan Chevy Equinox 2010 crossover.

“Injeksi langsung adalah solusi terdekat—bersama dengan hibirida dan biofuel seperti E85. Tetapi strategi jangka panjang dan menengah kami adalah mengurangi kadar emisi sampai nol, meningkatkan efisiensi bahan bakar secara dramatis, dan mengurangi pemakaian bensin,” tambah Stephen.

Cara Kerja
Cara kerja GDI, bensin langsung disemprotkan ke ruang bakar untuk bercampur dengan udara. Tepatnya tidak lagi dekat katup seperti yang umumnya digunakan sekarang ini. Cara kerjanya mirip dengan mesin diesel. Namun, bahan bakar disemprot sejak mulai langkah isap. Adapun pada mesin diesel, bahan bakarnya disemprotkan di akhir langkah kompresi.

Dengan sistem injeksi langsung, perbandingan kompresi bisa dibuat lebih tinggi. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan bisa lebih besar dengan efisiensi bahan bakar tetap tinggi.

Bila mesin dihidupkan, injeksi langsung dikontrol memperkaya campuran di sekitar busi. Dengan cara ini, campuran bisa terbakar lebih cepat. Harapan lain GM dari mesin ini, kadar emisi bisa diturunkan sampai 25 persen.

 

Sumber :  KOMPAS.com