BERITA

  Harga Yang Disesuaikan

    Dibaca: 90 kali 


Harga apa yang disesuaikan? Harga sewa mobil?
Mungkin hal-hal yang terjadi pada beberapa waktu belakangan ini turut menggiring rasa penasaran kita ke tingkatan selanjutnya. Mengapa demikian?

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya mengamati dan melihat situasi dari berbagai kondisi negara saat beberapa kali mengalami pergantian kepala negara sebelumnya. Di masa ini Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya merasakan banyak hal yang dinamis selain banyaknya hal baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya sendiri tak bermaksud berbicara politik karena untuk hal ini biarlah ada yang mengulasnya sendiri, namun setidaknya segala hal di Indonesia ini (termasuk prospek dan perjalanan bisnis keseharian) dipengaruhi oleh peta politik dan ekonomi yang berkembang di tanah air.

Misalnya dalam hal percepatan pergantian harga minyak.
Saat ini kita tahu siklus waktu untuk pergantian harga BBM menyentuh angka tiga bulanan dengan perubahan ratusan rupiah (bukan ribuan per beberapa tahun seperti sebelumnya). Jadi harga BBM selama masa itu akan dievaluasi sesuai kurun waktu tertentu dan jika waktu tersebut terlampaui, harga akan disesuaikan dengan yang beredar di pasaran dunia; meskipun bisa juga stagnan. Dari banyak sumber kita bisa melihat bahwa kenaikan atau penurunan harga minyak ini bisa dipengaruhi apa saja. Variabelnya bisa berupa harga minyak dunia, kurs mata uang, perekonomian dalam negeri, ketersediaan cadangan migas dan lain-lain. Dan imbasnya adalah jalur distribusi yang terangkat ongkosnya secara harga, dalam bidang apa saja. Harga minyak dunia saja mulai merangkak naik akhir-akhir ini (pada pergantian tahun 2017-2018).

Dan bukan berarti Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya yang melimpahkan ongkos bahan bakar kepada tamu konsumennya terbebas dari 'penyesuaian harga' ini. Karena bagaimanapun semua harga merangkak naik termasuk suku cadang serta barang-barang kebutuhan lain, jadi demi bertahan pun Sewa Rental Mobil Innova Reborn di Surabaya terpaksa menaikkan harga juga. Terkadang kami pun tak menaikkan harga, di beberapa kesempatan malah menurunkan harga. Tak sekadar bilang, Anda bisa menanyakannya pada mereka yang berlangganan jasa Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat.
Tapi sebagai gambaran, di masa kini banyak orang bergeser dengan menggunakan bahan bakar semacam 'Pertalite' ketimbang 'Premium' untuk kategori bahan bakar dengan istilah 'bensin' yang dirasa lebih irit meski secara harga memang terasa selisihnya: https://otomotif.antaranews.com/berita/622176/jika-indonesia-terapkan-bbm-euro-4-berapa-harganya.  

Hanya, memang kita mesti sadar juga masih banyak rakyat yang terbantu dengan bensin berjenis 'Premium' ini karena secara harga lebih murah ketimbang 'Pertalite' dan tentu saja ini berkaitan dengan kompresi mesinnya. Ada yang lebih cocok dengan 'Premium' dan ada yang cocok dengan 'Pertalite' ke atas. Di samping itu, ada hal yang tak boleh dikesampingkan bahwa 'Premium' mendapatkan subsidi dari pemerintah. Jadi, semakin banyak masyarakat mengkonsumsi 'Premium' mungkin juga akan menggembungkan beban subsidi tersebut: https://id.wikipedia.org/wiki/Pertalite. Di banyak SPBU pun saat ini sudah tak ditemui penjualan 'Premium', mengacu dari laporan masyarakat. Jika ada goncangan harga minyak dunia, maka 'Premium' bisa jadi juga akan terkena dampaknya meskipun tersubsidi dan bisa karena hal lain. Misalnya begini, para pengguna 'Pertalite' akan sementara waktu menggunakan 'Premium' disebabkan harga yang meningkat sebagai langkah pengiritan. Namun beban subsidi itu akhirnya melambung dan berikutnya mungkin akan sangat mempengaruhi kestabilan harga 'Premium' sehingga bisa berpotensi terimbas namun tidak seperti yang tanpa subsidi.

Di sisi lain pada masa yang akan datang, mungkin juga Indonesia akan menerapkan standar BBM yang lebih 'ramah lingkungan', jadi semuanya akan terimbas tanpa kecuali: https://otomotif.antaranews.com/berita/622176/jika-indonesia-terapkan-bbm-euro-4-berapa-harganya; disamping bahan bakar itu sendiri adalah impor. Seperti yang dijelaskan di atas, meski Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya membebankan ongkos BBM pada tamu konsumen tetapi mau tidak mau juga akan terimbas dari berbagai peningkatan harga BBM. Meski di sisi lain, konon sedikitnya campuran akan membuat pembakaran lebih sempurna dan lebih irit.
Pada tautan tersebut, pihak Pertamina selaku penyedia BBM 'pribumi' juga mempertanyakan kesiapan masyarakat seandainya kebijakan berbasis Euro 4 yang lebih bersih untuk lingkungan jadi diterapkan. Karena jika Pemerintah menyubsidi BBM itu, maka anggaran APBN untuk kepentingan dan alokasi lain juga akan jika akan dikurangi jika tidak bisa dikatakan jebol. Jadinya, Indonesia nggak maju-maju ^_^

Dan terkait dengan nilai mata uang yang cenderung tak stabil dan naik turun meski tak terlalu signifikan dibandingkan dengan sepuluhan tahun lalu, sangat mungkin harga barang dan produk otomotif di Indonesia yang berhubungan dengan bahan baku impor (ataupun seluruhnya impor) akan terimbas: http://otomotif.antaranews.com/berita/515382/harga-mobil-disesuaikan-tiap-tiga-bulan; penyesuaian tersebut akan dievaluasi setiap tiga bulan, yang mungkin juga akan berimbas kepada Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya yang berada pada bidang transportasi. Jadi, memang ada hal-hal yang mungkin bisa mempengaruhi jajaran rental mobil dimana Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya  pun tak bisa menghindarinya demi terus eksis sekaligus menjaga kualitas layanan bagi tamu konsumennya.
 
 
 
***
Keterangan gambar: ilustrasi uang. Sumber: pixabay/kschneider2991






0 comments:





Post Comments :